Senin, 14 Januari 2013

"Menjadi Tua"

Satu nilai yang di dapat kali ini adalah "bagaimana cara kita untuk tetap memberikan kebahagian bagi orang tua kita kelak..??"
Perayaan Natal kali ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya di isi dengan ibadah dan pentas seni, kali ini IKK'ers mengisi Natal dengan memberikan pelayanan di panti jompo di daerah Lawang, Malang.  Inisiatif yang keren bukan?? hehehehe. Apa pun itu apresiasi deh buat panitia penyelenggaranya *tepukTangan :D.
"Diberkati Untuk Menjadi Berkat" tema pelayanan kali ini. Apa maknanya juga kurang tau sih..hehe..cuma kalo saya boleh mengartikan itu tentang bagaimana kita bisa menjadi berkat, menjadi penghibur, menjadi penyemangat, menjadi pemerhati, menjadi malaikat *ehh, pokoknya menjadi yang 'baik-baik' deh buat orang disekitar kita. Betapa Tuhan Yesus sendiri telah mengasihi kita dan selanjutnya adalah tugas kita juga memberi kasih kepada sesama kita.
Banyak hal keren dan gokil pada perayaan Natal kali ini, yang pertama tentunya jadi merasa paling muda, ya iya orang yang lainnya oma opa..hwehehe. Tetapi saya merasa terlalu tua ketika membandingkan semangat hidup rohani yang mereka miliki. Semangat oma opa masih sangat muda dan energik ketika berbicara tentang hidup menggereja. Dibalik tubuh renta mereka terselib semangat yang luar biasa untuk tetap bersama Kristus. Sedikit menggelikan memang ketika tahu oma opa yang berada digereja pukul 3 pagi..sedangkan misa Kudus baru dilaksanakan pukul 6 pagi. Faktor usia memang membuat oma opa sering bingung/pikun dan itu sangatlah manusiawi. Yang perlu dilihat disini adalah mereka tidak pernah pikun untuk bersama Yesus, dan itu adalah hal yang luar biasa. Bukan apa-apa kalo dibandingkan dengan orang-orang muda dan segar  yang sering pikun untuk bersama Yesus.
Satu hal lagi yang begitu menyentuh hati melihat kondisi mereka. Secara jasmani segala kebutuhan oma opa memang dapat terpenuhi dengan baik. Makanan yang cukup dan segala fasilias yang memadai semua terjamin di panti jompo ini. Apakah dengan semua itu menjamin kebahagiaan mereka?? What do you think??? Dari beberapa percakapan kami..jawabannya adalah 'tidak'. Cukup prihatin mendengar segala keluh kesah oma opa. Mereka jauh dari anak cucu yang mereka cintai, oma opa jauh dari kebahagiaan dalam hal ini. Bayangkan jika kita berada di posisi oma opa..! apa yang terbayangkan??
Saya membayangkan betapa bahagianya saya ketika melihat orang tua saya bahagia bersama anak cucunya. Betapa bahagianya ketika saya dapat merawat kedua orang tua saya seperti mereka merawat saya dulu. Betapa bahagianya ketika saya dapat memberikan kasih sayang pada orang tua yang dulu diberikan kepada saya. Betapa bahagianya ketika saya dapat memberikan goresan senyum dalam keriput wajah tua Ibu dan Ayah saya. "Get old and be happy" maybe this is the hope of your parents..and our job is to make it happen!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar