yapp..tapat satu bulan selalu mencoba menyapa kamu yang ada disana..sungguh menyenangkan. Bukan aku menganggap ini berakir, hanya saja mesti tahu dan melihat kenyataan yang ada. Mungkin ini akan menjadi yang terbaik untukmu, untuk dia, untuk mereka, dan juga untuk ku. Tak menjadi masalah, memang arus yang begitu deras ini tak akan dapat dilalui jika aku mendayung sendiri. Terima kasih untuk secerca harapan yang mungkin kini sudah tiada..dan diri ini akan kembali mengalir mengikuti arus kehidupan. :)
Galau..?? iya sih, dikit aja tapi ya. hehehe... Disaat aku merasa semakin dekat dengan mu, tapi mungkin kenyataan berkata lain. Dan aku harus terima itu..dengan senang hati. Aku sendiri gak tahu apa yang sedang engkau pikirkan, tentang dia, tentang aku, tentang kehidupan mu. Hanya saja aku merasa sesuatu yang aneh..ya itu aneh menurut ku. Sulit menggambarkan keadaan ini, sangat sulit. Dulu yang aku pikir dan aku lihat kamu udah gak ada rasa sama dia. Dan itu juga kamu katakan sendiri di hadapan ku. Sangat jelas kau katakan. Tetapi kemudian kenyataan berkata lain. Seolah kau memberi harapan kepada dia. Tak bisa disalahkan memang, itu yang kamu lakukan adalah benar.
Memang kepala ku ini yang besar kali yaa..sampai sempat menganggap kamu juga suka aku kaya aku suka kamu. hahaha :P Konyol memang..tapi mau apa, emang ini yang aku rasa.. dan "jujur saya kira adalah sesuatu yang bijak". Sayang banget rasa ini tak tersampaikan ke kamu. Mungkin ato enggak tersampaikan? Gak tau lah. Kalo melihat apa yang terjadi saat ini, mungkin enggak akan sampai hati bilang tentang rasa ini ke kamu. Tapi seenggaknya aku jujur dengan rasa ini, dan tak akan membohongi diriku sendiri. Bahkan sampai melihat kamu yang saat ini pun, yang masih memberikan begitu besar harapan untuk dia, rasa ini tetap jujur mengakui kalau aku suka kamu. Hanya akan berbeda pada keyataan yang gak akan mengatakanya sama kamu. Saya pikir ini yang terbaik, hanya tak ingin semakin sulit dan bertambah rumit selanjutnya.
Masih berbicara tentang kepala besar saya.. hahaha :P Mungkin salah satu kebodohan saya di dunia ini adalah menganggap kamu suka sama saya. Tak apalah..apapun itu..itulah saya..hehe. Dan lagi..aku berpikir ini adalah waktu ku untuk bisa deket dengan mu setelah sekian lama hanya melihat mu dari sudut gelap ku. Aku berpikir ini adalah momentum ku untuk bisa semakin mengenal mu. Ternyata bukan.. aku menyadari itu sekarang. Dan aku juga gak akan pernah tahu akan datang waktu ku atau enggak. "Ini bukan tentang bendera putih yang berkibar, bukan pula tentang dayung yang patah oleh derasnya arus, aku menganggap ini tentang menghargai seseorang". Aku menghargai dia yang masih berharap banyak pada mu..dan aku juga menghargai kamu yang mungkin juga masih memberi harapan padanya. Semoga harapan kalian menjadikan kebahagiaan nanti :) . Jika memang akan datang waktu ku..aku tak akan pernah melewatkanmu.
Galau..?? iya sih, dikit aja tapi ya. hehehe... Disaat aku merasa semakin dekat dengan mu, tapi mungkin kenyataan berkata lain. Dan aku harus terima itu..dengan senang hati. Aku sendiri gak tahu apa yang sedang engkau pikirkan, tentang dia, tentang aku, tentang kehidupan mu. Hanya saja aku merasa sesuatu yang aneh..ya itu aneh menurut ku. Sulit menggambarkan keadaan ini, sangat sulit. Dulu yang aku pikir dan aku lihat kamu udah gak ada rasa sama dia. Dan itu juga kamu katakan sendiri di hadapan ku. Sangat jelas kau katakan. Tetapi kemudian kenyataan berkata lain. Seolah kau memberi harapan kepada dia. Tak bisa disalahkan memang, itu yang kamu lakukan adalah benar.
Memang kepala ku ini yang besar kali yaa..sampai sempat menganggap kamu juga suka aku kaya aku suka kamu. hahaha :P Konyol memang..tapi mau apa, emang ini yang aku rasa.. dan "jujur saya kira adalah sesuatu yang bijak". Sayang banget rasa ini tak tersampaikan ke kamu. Mungkin ato enggak tersampaikan? Gak tau lah. Kalo melihat apa yang terjadi saat ini, mungkin enggak akan sampai hati bilang tentang rasa ini ke kamu. Tapi seenggaknya aku jujur dengan rasa ini, dan tak akan membohongi diriku sendiri. Bahkan sampai melihat kamu yang saat ini pun, yang masih memberikan begitu besar harapan untuk dia, rasa ini tetap jujur mengakui kalau aku suka kamu. Hanya akan berbeda pada keyataan yang gak akan mengatakanya sama kamu. Saya pikir ini yang terbaik, hanya tak ingin semakin sulit dan bertambah rumit selanjutnya.
Masih berbicara tentang kepala besar saya.. hahaha :P Mungkin salah satu kebodohan saya di dunia ini adalah menganggap kamu suka sama saya. Tak apalah..apapun itu..itulah saya..hehe. Dan lagi..aku berpikir ini adalah waktu ku untuk bisa deket dengan mu setelah sekian lama hanya melihat mu dari sudut gelap ku. Aku berpikir ini adalah momentum ku untuk bisa semakin mengenal mu. Ternyata bukan.. aku menyadari itu sekarang. Dan aku juga gak akan pernah tahu akan datang waktu ku atau enggak. "Ini bukan tentang bendera putih yang berkibar, bukan pula tentang dayung yang patah oleh derasnya arus, aku menganggap ini tentang menghargai seseorang". Aku menghargai dia yang masih berharap banyak pada mu..dan aku juga menghargai kamu yang mungkin juga masih memberi harapan padanya. Semoga harapan kalian menjadikan kebahagiaan nanti :) . Jika memang akan datang waktu ku..aku tak akan pernah melewatkanmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar