Memang benar jika orang bilang cinta itu mengandung banyak
arti, menyimpan berjuta makna. Tapi karena banyak arti itulah sering kali orang
menjadi bingung mengartikan cinta. Kalau boleh saya bilang, cinta itu
sederhana, cinta itu memiliki arti yang berbeda di setiap moment. Cinta akan memberikan arti ketika cinta telah melewati
sebuah proses, akan memberikan maknanya ketika cinta telah melalui sebuah
momentum. Saya pikir itulah yang membuat sebuah kata memiliki banyak makna. Itulah
yang membuat cinta memiliki begitu banyak warna.
Kali ini pengen share dikit
soal cinta..boleh yaa..??hehehe.. sebelumnya pengen say thank’z dulu sama sang
pacar,kekasih ku, kebahagiaan ku, cinta ku, Chantika Dhiah Prameswari *suiittt
suiittt* :D . Terima kasih udah mengajari aku banyak arti hidup, terima kasih
udah meberikan banyak warna, terima kasih udah saya sama aku..ehehehe.. I love you,sayang
:)
Bersyukur banget dulu aku pernah mengalami masa-masa yang
labil *sekarang juga masih sii..dikiitt hahaha. Bener-bener bersyukur untuk
itu, bersyukur aku gak melewatkan masa labil ku. Menjadi pelajaran, pengalaman,
guru yang begitu berarti sekarang. Iya, baru sekarang aku bisa ngerasain hasil
proses labil ku dulu. Dahulu kala..*aishh haha. Dahulu kala aku juga pernah
ngerasain apa yang namanya cinta. Aku sering ngedengerin apa itu cinta. Tapi ternyata
aku gak bener-bener merasakan apa itu cinta. Aku sadar itu sekarang. Cinta yang
aku rasain adalah cinta yang bukan yang sesungguhnya cinta. Cuma cinta yang aku
dapet dari kata-kata orang lain. Bukan cinta yang bener-bener manyadari itu adalah
cinta, bukan cinta yang bener-bener aku ngerti itu adalah cinta, bukan cinta
yang bener-bener bisa aku rasakan itu adalah cinta.
“Cinta itu menerima apa adanya” . sering banget kita
dengerin kata-kata itu. Banyak pasangan yang sering bilang “aku menerima kamu
apa adanya”. Bener gakk??.. Dahulu aku juga kaya gitu..dulu lho yaa..hehehe. Menjadi
berbeda dengan apa yang aku pikirkan sekarang. Ketika itu aku bener-bener
menelan mentah-mentah kata indah itu. kata-kata itu memang tidak salah, itu
benar adanya. Tetapi ketika kita hanya menerima tanpa memproses kata itu. Sebenarnya
kita tidak berbicara tentang cinta. Kita hanya berbicara tentang kepasrahan..dan
kepasrahan itu yang membuat kita tidak bisa merasakan cinta. Kepasrahan itu
yang membuat cinta tidak menjadi benar-benar cinta. Kepasrahan itu yang membuat
cinta tidak bertumbuh. Kepasrahan itu yang membuat cinta hanya akan menjadi suah
kata tanpa makna. “Cinta itu bukan menerima apa adanya..cinta itu bukan ungkapan
kepasrahan..cinta itu membangun menjadi lebih baik”. Cinta itu tidak
hanya menerima apa adanya. Cinta menerima segala kekurangan dan membangun kekurangan
untuk tidak menjadi kekurangan lagi. Cinta
membangun dan membangun setiap saat, setiap moment, setiap kekurangan, kapanpun
itu. Apa yang aku pikirkan ini memang bukanlah
sesuatu yang istimewa, tetapi akan menjadi istimewa ketika kita benar-benar
bisa merasakan.
Sedikit arti dari berjuta makna yang dimiliki oleh cinta. Ketika kita benar-benar menghayati cinta..Cinta bukan hanya kebahagiaan..cinta
adalah lebih dari kebahagiaan. Bersiap untuk menemukan warna lain dari
cinta. Bersiap untuk menghayati cinta yang sesungguhnya cinta. :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar